KEKUATAN BADAN, CIRI KHAS MUKMIN YANG ALLAH CINTAI

وَأَعِدُّوا لَهُم مَّا اسْتَطَعْتُم مِّن قُوَّةٍ وَمِن رِّبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِن دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ وَمَا تُنفِقُوا مِن شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنتُمْ لَا تُظْلَمُونَ

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan).
( Qs. Al- Anfal ayat 60)

Rasulullah shollaallaaahu alaihi wa sallam memberikan nasehat berharga pada kaum muslimin, terkhusus mereka yang menganggap bahwa kekuatan fisik tidaklah penting.

المؤمن القوي خير و احب إلي الله من المؤمن الضعيف

Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari orang mukmin yang lemah.
(HR. Muslim)

Rasulullah Muhammad shollallaaahu ‘alaihi wa sallam adalah bukti lelaki yang tangguh, jiwa dan fisik:

– Rasulullah Muhammad menaklukkan jagoan gulat Qurasih. Seorang tokoh Quraish bernama Rukanah bin Abdu Yazid, jago gulat terkuat di kalangan kafir Quraish pun takluk tidak hanya sekali ketika bertanding dengan Rasulullah.

– Rasulullaah Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam memimpin langsung pasukan Islam dalam perang Tabuk, pada tahun 9 H. Ketika itu usia beliau sudah menginjak 61 atau 62 tahun. Terlebih lagi jarak Tabuk ke Madinah sekitar 680 km, dilakukan secara bolak balik dalam perjalanan padang pasir yang berat, terutama bagi lelaki sepuh. Tetapi beban usia tidak mempengaruhi ketahanan dan kekuatan fisik Rasul.

– Rasulullaah Muhammad shollallahu ‘,alaihi wa sallam pernah mendapat tantangan Ubay bin Khalaf dalam perang Uhud. Ubay maju dengan memakai baju dan topi besi, sehingga tidak terlihat tubuhnya kecuali tertutup oleh besi. Hanya ada sedikit celah di antara baju dan topi besi, dibagian leher. Maka Rasul meminjam tombak Harist bin Sammah, lalu menggerakan tombak dengan sekali gerakan tubuh (Anas bin Malik mengisahkan bahwa para shahabat terdorong oleh angin dari gerakan tubuh Rasul bagaikan bulu onta yang terbang ketika onta menggerakkan tubuhnya). Sehingga tombak tepat mengantam celah leher yang menyebabkan ubay terluka. Dan beberapa waktu kemudian dia tewas.

– Rasulullah Muhammad shollallaaahu alaihi wa sallam memecahkan batu dengan palu besar pada perang Khandaq tahun 5H. Ketika para shahabat seluruhnya tidak sanggup memecahkan batu besar yang menghalangi parit yang dibuat oleh mereka. Rasul mengantam batu itu, beberapa kali pukulan yang memancarkan percikan api, sehingga batu itu hancur.

– Rasulullah sholallaahu alaihi wa sallam apabila berjalan cepat, tidak cuek dan tidak sombong. Ali bin Abi Thalib menyebutnya dengan langkah yang menghentakkan kaki. Abu Hurairah menyebut bahwa para shahabat kesalahan apabila berjalan mengikuti Rasul.

Demikianlah sebagian kecil dari bukti kemantapan fisik Rasulullah Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam. Dan seharusnya umat Islam mengikuti sunnah nabi dalam menguatkan fisik.

Umum. Bookmark the permalink.

Mas Surahman

Ketua Seksi Bidang Dakwah Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Ponjong 2010-2014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.