Salah Satu Manaqib yang Dimiliki Abdullah bin Abi Quhafah

Salah Satu Manaqib/Kelebihan yang Dimiliki Abdullah bin Abi Quhafah, kita lebih mengenalnya dengan nama Abu Bakar Asy Shiddiq.

Ketika itu, Rasulullah sedang tercenung mengingat peristiwa yang baru saja dilaluinya semalam. Beliau masih takjub akan persitiwa naik ke langit ketujuh dan berjumpa langsung dengan Allah hanya dalam waktu satu malam.

Dalam ketercenungannya, tiba-tiba sampai Abu Jahal. Abu Jahal bertanya pada Muhammad mengapa tercenung. Rasulullah menceritakan semua yang dilaluinya bahwa ia dari Mekkah ke Palestina lalu naik ke langit ke tujuh berjumpa Allah, dengan mengendarai buraq.

Advertisement

Bagi Abu Jahal, ini adalah cerita konyol. Ia berniat akan mempermalukan Rasulullah di depan orang banyak.

“Muhammad, maukah kau menceritakan semua ini di hadapan orang-orang? Kalau mau, aku kumpulkan semua orang di jazirah Arab ini,”

Ujar Abu Jahal yang merasa punya senjata untuk mempermalukan Rasulullah.

Naiklah Abu Jahal ke sebuah batu dan memanggil semua orang Arab berkumpul. Mulanya orang heran, bagaimana mungkin Abu Jahal memanggil orang-orang hanya untuk mendengarkan perkataan Muhammad? Bukankah selama ini Abu Jahal selalu menentang Muhammad? Namun, orang-orang tetap berkumpul.

Kisah Sahabat Rasulullah
Kisah Sahabat Rasulullah

Di hadapan orang banyak, Rasululah menceritakan peristiwa isra miraj yang dialaminya. Banyak orang tidak percaya. Bahkan, dari kalangan sahabat yang sudah Islam pun ada yang masih ragu dengan cerita Rasulullah itu. Mereka berpikir, bagaimana mungkin perjalanan sejauh itu sampai ke langit ke tujuh hanya ditempuh satu malam?

Dalam keraguan seperti ini, para sahabat teringat pada Abu Bakar. Mereka mencari Abu Bakar. Kebetulan Abu Bakar sedang berada di kebun kurma miliknya. Beberapa sahabat menyampaikan perihal cerita Rasul kepadaAbu Bakar Asy Shiddiq. Kemudian Abu Bakar Asy Shiddiq segera mendatangi pusat kermaian.

Sesampai di hadapan Rasul, Abu Bakar bertanya,

“Muhammad, apakah kau sedang menceritakan seperti yang dikatakan oleh orang-orang ini?”

Kemudian Rasulullah menjawab

“Ya,”

“Kau benar, Muhammad!”

SahutAbu Bakar Asy Shiddiq.

Beberapa orang mulai protes.

“YaAbu Bakar Asy Shiddiq, bagaimana mungkin kau langsung percaya padahal kau baru mendengar cerita Muhammad?”

Dengan tenang Abu Bakar menjawab,

“Andai Muhammad hanya di bumi lalu wahyu sampai padanya tanpa naik ke langit, niscaya aku tetap percaya.”

Lebih dari itu,Abu Bakar Asy Shiddiq menegaskan,

“Andai di hadapanku ada dinding warna putih, tapi Muhammad mengatakan itu bukan putih, melainkan hitam, niscaya aku akan mengatakannya putih. Aku akan katakan dinding itu putih dan aku bohongkan mataku.”

Mendengar ucapakan Abu Bakar, orang-orang tak mampu berkata apa-apa lagi. Begitulah cara Abu Bakar membenarkan Rasulullah. Bahkan, dalam riwayat disebutkan Abu Bakar selalu berusaha meniru semua perlakuan Nabi tanpa kecuali.

2 thoughts on “Salah Satu Manaqib yang Dimiliki Abdullah bin Abi Quhafah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.